Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Wednesday, August 8, 2012

Unsur-unsur dalam Pementasan Drama


Opera Van Java Trans 7


Standar Kompetensi: Memahami pementasan drama

Kompetensi dasar: Mengidentifikasi peristiwa, pelaku dan perwatakannya, dialog, dan konflik pada pementasan drama

A. Mengidentifikasi Unsur-Unsur dalam Pementasan Drama

               Drama merupakan karya sastra yang dipentaskan. Seperti halnya karya sastra yang lain, maka drama juga memliki unsur intrinsik, antara lain:



1. Tokoh

             Tokoh adalah seseorang yang menjadi pelaku dalam cerita. Tokoh-tokoh dalam sebuah cerita sering dibagi menjadi beberapa istilah, yaitu: tokoh protagonis (tokoh baik-baik), tokoh antagonis (tokoh jahat), dan tokoh tritagonis (tokoh yang selalu menempel pada tokoh utama). Selain beberapa istilah tersebut juga dikenal beberapa istilah tentang tokoh, yaitu tokoh utama (tokoh yang selalu muncul dalam cerita) dan tokoh tambahan/pembantu (tokoh yang kehadirannya tidak sering atau hanya sesaat).

2. Penokohan/Perwatakan

            Penokohan dalam pementasan drama berarti sifat-sifat atau watak tokoh yang tergambar dalam pementasan drama. Penggambaran watak tokoh dalam sebuah cerita drama disajikan dalam tiga bentuk, yaitu:

a. Keadaan fisik, digambarkan melalui umur, jenis kelamin, raut muka,cacat jasmani, ciri khas yang menonjol,
    kesukaan, dan lain-lain.

b. Keadaan psikis, meliputi: watak, kegemaran, mental, standar moral, temperamen, ambisi, psikologis yang
     yang dialami, dan keadaan emosi

c.  Keadaan sosiologis, meliputi: jabatan, pekerjaan, kelas sosial, ras, agama, dan ideologi

3. Latar (Setting)

         Setting dalam cerita drama meliputi, (1) setting tempat (tempat terjadinya cerita) biasanya didukung dengan setting ruang dan waktu. (2) Setting waktu (waktu /zaman/periode sejarah terjadinya cerita dalam drama), (3) Setting suasana (suasana yang mendukung cerita). Semua setting dalam pementasan drama dapat didukung dengan tata panggung, tata lampu, dan suara.

4. Tema

         Tema adalah gagasan pokok yang mendasari sebuah pementasan drama. Pengertian mudah   tentang tema, yaitu drama itu bercerita tentang apa? Jawaban dari pertanyaan tersebut, itulah yang disebut dengan drama.

5. Amanat

       Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan penulis cerita kepada penonton drama.

6. Dialog

      Dialog berarti percakapan antar tokoh dalam sebuah drama.  Namun kadang-kadang dalam beberapa adegan drama selain dialog, juga ditemukan monolog yang dilakukan oleh seorang tokoh. Monolog adalah percakapan sendiri.

7. Konflik

      Konflik adalh pertentangan atau maslah yang muncul dalam drama. sebuah cerita drama tidak akan menarik jika tidak mengandung konflik cerita. Konflik dalam sebuah cerita dibedakan menjadi 2, yaitu:

a. Konflik eksternal: konflik yang terjadi antara tokoh dengan dengan sesuatu di luar dirinya.
b. Konflik internal: konflik yang terjadi antara tokoh dengan dirinya sendiri.

PERHATIKAN CONTOH PEMENTASAN DRAMA BERIKUT INI!





TUGAS MANDIRI

Sebutkan bagian-bagian (unsur intrinsik) drama yang tampak dalam video pementasan drama di atas! Kemukakan pula unsur intrinsik drama apakah yang belum muncul dalam drama di atas!


CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

1. Bacalah kutipan drama beriktu ini!

     Suherman        : (mengepulkan asap). Aku sudah pergi ke utara samapi ke pantai, ke selatan memasuki
                              rimba, ke barat, ke timur, dan mendapat tempat yang paling menggembirakan di....
                              Coba terka! Di mana?

    Ani                   : Di mana, Mas?

    Suherman         : Di sini, sebab di sini ada engkau!
                                                       (Utay Tatang Sontani, "Bunga Rumah Makan", 1984)

   Unsur intrinsik yang paling menonjol dalam kutipan drama di atas adalah....

  a. penokohan
  b. gaya bahasa
  c. latar
  d. plot
  e. konflik

Kunci: A

Pembahasan: karena cerita di atas menggambarkan watak tokoh Suherman yang setia dan cinta pada  tokoh Ani.


2. Ranggong  : Saya juga. Waska juga. Kita bertiga ingin mati.
    Barok       :  Tapi kita tidak pernah mati juga.
    Ranggong  :  Kita sedang menuju ke sana. Ke mimpi kita, Ke mati.
    Barok       : Indah sekali
    Ranggong  : Ya, indah sekali. Sebab itu, kita tidak pernah kembali.
    Barok       :  Tapi perjalanan ini menyiksa kita.
    Ranggong  : Perjalanan ini penuh pesona. Menentramkan. Cobalah kamu perhatikan alam di sekitar kita.
                       Indah sekali.

                                                        (Arifin C. Noor, "Ozone atawa Orkes Madun IV", 1999)

   Watak tokoh Ranggong dalam kutipan drama di atas adalah ....

a. penakut
b. pemarah
c. pemberani
d. masa bodoh
e. tenang

Kunci: E

Pembahasan: Ranggong selalu tenang dan tak pernah emosi meskipun Barok bertanya dan  merasa tesiksa

UNTUK LATIHAN SOAL YANG LAIN SILAHKAN KLIK DI SINI (UJI KOMPETENSI 1) DAN UJI KOMPETENSI 2 (KLIK DI SINI)






DAFTAR PUSTAKA

Isdriani, Pudji. 2011. Seribu Pena Bahasa Indonesia untuk SMA?MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga
 
Tim Kreatif Simpati. 2012. Sarana Pasti Meraih Prestasi SIMPATI SMA MA Kelas XI Semester 1 Bahasa Indonesia. Surakarta: Grahadi.
www.google.com
  www.youtube.com

ads

Ditulis Oleh : Ahmad Efendi Hari: 9:41 PM Kategori:

6 comments:

  1. kistiarini/XI.A2
    Knapa toch pak setiap materi pembahasan dn cntoh soalny cma sdikit?? kalau bsa mbog d tmbah ssuatu yg lebih menarik tug d bca dn d perbnyak mteriny agr semua siswa dpat mencari mteri yg tdk ada d lks d blog bpk!!

    ReplyDelete
  2. siti lestari/XI.A2
    Maaf pak baru bisa komen abis udan komen gak pakek email trus gak muncul

    pak apakah dalam pementasan drama tidak ada unsur ekstrinsiknya? makasih

    ReplyDelete
  3. @Kist:materinya di sini memang saya beri ringkasannya saj dan penjelasan lebih lanjut nanti di kelas Mbak.

    @Siti: bikin email dong mbak HARI GENE GAK PUNYA EMAIL (hehehe becanda kok)....semua karya sastra termasuk drama pasti punya unsur intrinsik dan ekstrinsik.

    ReplyDelete
  4. nama:asyif gunalia kelas 11 ips 2
    karya sastra pementasan drama harus mengandung unsur intrinsik dan ekstrinsik lo gak ada unsur tersebut bukan karya sastra namanya hehehe

    ReplyDelete
  5. Anisa Rahmawati XI S 3,

    pak kira-kira kalau cerita humor seperti ovj dan srimulat itu apa ada unsur ekstrinsiknya??

    ReplyDelete
  6. @asyif: bener bgt syif
    @anisa:tentu saja mengandung unsur in dan ekstrinsik

    ReplyDelete

 

viva

Adsensecamp

ppcindo